Perkembangan
dunia pendidikan yang sangat cepat kini melahirkan berbagai jenis media
pembelajaran interaktif yang menarik dan berkualitas. Terdapat beragam jenis
dari multimedia pembelajaran interaktif yang dapat dikembangkan oleh guru. Beberapa bentuk
interaksi yang dapat diaplikasikan dalam merancang sebuah media pembelajaran,
berupa tutorial, drill and practise,
simulasi dan instructional games.
Sejalan dengan pembahasan tersebut, penelitian ini adalah mengenai multimedia
interaktif dengan model tutorial.
Multimedia
interaktif model tutorial adalah sebuah sistem pembelajaran berbasis komputer
yang dilaksanakan dengan memberikan paket program yang berisi materi kepada
siswa. Pada pengoperasiannya, komputer akan memberikan materi
tertentu dan siswa memberikan respon terhapat komputer sesuai dengan istruksi
yang diterimanya. Dalam hal ini, materi pembelajaran dirancang dengan
menggunakan perangkat lunak, sehingga alur dan isi materinya sesuai dengan
kompetensi dasar serta alur model tutorial yang telah ada.
Tujuan pembelajaran tutorial adalah sebagai berikut:
1.
Untuk meningkatkan penguasaan dan
pengetahuan para siswa sesuai dengan yang dimuat dalam modul-modul dan
melakukan usaha-usaha pengayaan materi yang relevan.
2.
Untuk meningkatkan kemampuan dan
keterampilan siswa tentang cara memecahkan masalah, mengatasi kesulitan atau
hambatan agar mampu membimbing diri sendiri.
3.
Untuk meningkatkan kemampuan siswa
tentang cara belajar mandiri dan menerapkannya dapa masing-masing modul yang
dipelajari.
Dari uraian di
atas, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif model tutorial adalah suatu
multimedia yang mengandung unsur panduan pembelajaran interaktif yang
dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh siswa,
selanjutnya sistem akan memberikan feedback
sesuai dengan pengoperasian siswa.
Perancangan
sebuah multimedia interaktif model turorial haruslah sistematis sehingga tidak
membingungkan pemakai program. Berdasarkan urutan tampilan
programnya, pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif model
tutorial terdiri dari:
1. Bagian Pendahuluan
a. Judul
Program
Sebuah program tutorial harus
diawali dengan identitas yang mencerminkan isi program tersebut, yaitu dengan
cara memberikan judul pada tampilan awal. Judul ini merupakan bagian yang
paling penting untuk menginformasikan keseluruhan materi atau pelajaran yang
akan disajikan dalam program tutorial tersebut.
b. Penyajian
Tujuan
Perumusan tujuan pembelajaran
berbentuk perubahan-perubahan tingkah laku yang dinginkan setelah program
selesai digunakan.
c. Petunjuk
Petunjuk umumnya berisi informasi
mengenai cara-cara untuk menjalankan program, melanjutkan program, petunjuk
untuk menjawab pertanyaan serta cara untuk mengakhiri program.
2. Penyajian Informasi
Hal-hal
yang perlu diperhatikan dalam menyajikan informasi dalam suatu program tutorial
diantaranya adalah:
a. Metode
penyajian
Penyajian materi merupakan bentuk
penyampaian materi pembelajaran yang telah dibuat. Bentuk umum dari penyajian
informasi biasanya mempergunakan informasi visual selain teks seperti gambar,
grafik, foto dan image yang dianimasikan.
b. Penggunaan
warna
Penggunaan warna dalam sebuah
program tutorial berperan sebagai penguat. Penggunaan warna yang sesuai akan
berguna untuk menarik perhatian dan memfokuskan perhatian dan pemahaman siswa
terhadap informasi materi pelajaran yang disajikan. Warna harus berfungsi
sebagai acuan, bukan sebagai bagian yang diutamanakan dalam proses
pembelajaran.
c. Tata
letak teks dan panjang teks
Informasi pembelajaran yang ingin
disampaikan dalam program tutorial yang dibuat harus benar-benar berisi materi
pokok dalam bentuk kata-kata esensial. Demikian juga dalam menyajikan informasi
dalam bentuk grafik, animasi dan warna harus disesuaikan.
d. Memusatkan
perhatian siswa
Memusatkan perhatian siswa pada
materi pelajaran dilakukan dengan mempergunakan gambar, animasi, audio dan
penggunaan warna yang menarik.
3. Pertanyaan dan jawaban
Fungsi
dari pertanyaan diantaranya adalah agar siswa tetap memperhatikan pelajaran
serta untuk menilai bagaimana kemampuan siswa dalam mengingat dan memahami pelajaran.
Pertanyaan dapat berbentuk pertanyaan benar-salah, menjodohkan, menyusun,
pilihan ganda atau bisa juga dalam bentuk uraian singkat.
4. Penilaian
Penilaian
adalah proses mengevaluasi respon agar umpan balik dapat diberikan kepada
siswa. Pada umumnya tipe penilaian berupa bentuk benar salah. Fungsi dari
bagian penilaian ini adalah untuk mengevaluasis hasil belajar siswa serta
membuat keputusan apakah proses belajar dapat dilakukan ke proses berikutnya
atau diulang kembali.
5. Umpan balik (feedback)
Umpan balik (feedback) merupakan reaksi dari program terhadap respon yang
diberikan siswa. Umpan balik dapat berupa pesan-pesan dalam bentuk teks, juga
dalam bentuk ilustrasi pada sebuah grafik. Fungsi umpan balik (feedback) adalah untuk menginformasikan
kepada siswa apakah respon yang mereka berikan tepat atau tidak. Jika respon
yang diberikan siswa benar, maka program akan memberikan reinforcement (penguatan) bagi siswa, namun jika salah, maka
program akan memberikan keterangan punishment
(hukuman) bahwa respon yang diberikannya salah.
6. Pengulangan
Pengulangan
atau remedial yang paling umum adalah dengan mengulang kembali informasi atau
materi yang sebelumnya telah dipelajari.
7. Segmen pengaturan pelajaran
Program
tutorial pada dasarnya mengikuti pola pengajaran berprogram tipe branching. Pencabangan diatur sebelumnya
dengan membuat beberapa pilihan.
8. Penutup
Ini merupakan
bagian akhir dari sebuah media dengan model tutorial.
makasih banyak min
ReplyDeletelampu service hp