Friday, 9 May 2014

Pembelajaran dengan Multimedia Interaktif Model Tutorial



Perkembangan dunia pendidikan yang sangat cepat kini melahirkan berbagai jenis media pembelajaran interaktif yang menarik dan berkualitas. Terdapat beragam jenis dari multimedia pembelajaran interaktif yang dapat dikembangkan oleh guru. Beberapa bentuk interaksi yang dapat diaplikasikan dalam merancang sebuah media pembelajaran, berupa tutorial, drill and practise, simulasi dan instructional games. Sejalan dengan pembahasan tersebut, penelitian ini adalah mengenai multimedia interaktif dengan model tutorial.
Multimedia interaktif model tutorial adalah sebuah sistem pembelajaran berbasis komputer yang dilaksanakan dengan memberikan paket program yang berisi materi kepada siswa. Pada pengoperasiannya, komputer akan memberikan materi tertentu dan siswa memberikan respon terhapat komputer sesuai dengan istruksi yang diterimanya. Dalam hal ini, materi pembelajaran dirancang dengan menggunakan perangkat lunak, sehingga alur dan isi materinya sesuai dengan kompetensi dasar serta alur model tutorial yang telah ada.

Tujuan pembelajaran tutorial adalah sebagai berikut:
1.      Untuk meningkatkan penguasaan dan pengetahuan para siswa sesuai dengan yang dimuat dalam modul-modul dan melakukan usaha-usaha pengayaan materi yang relevan.
2.      Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa tentang cara memecahkan masalah, mengatasi kesulitan atau hambatan agar mampu membimbing diri sendiri.
3.      Untuk meningkatkan kemampuan siswa tentang cara belajar mandiri dan menerapkannya dapa masing-masing modul yang dipelajari.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif model tutorial adalah suatu multimedia yang mengandung unsur panduan pembelajaran interaktif yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh siswa, selanjutnya sistem akan memberikan feedback sesuai dengan pengoperasian siswa.
Perancangan sebuah multimedia interaktif model turorial haruslah sistematis sehingga tidak membingungkan pemakai program. Berdasarkan urutan tampilan programnya, pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif model tutorial terdiri dari:
1.      Bagian Pendahuluan
a.       Judul Program
Sebuah program tutorial harus diawali dengan identitas yang mencerminkan isi program tersebut, yaitu dengan cara memberikan judul pada tampilan awal. Judul ini merupakan bagian yang paling penting untuk menginformasikan keseluruhan materi atau pelajaran yang akan disajikan dalam program tutorial tersebut.

b.      Penyajian Tujuan
Perumusan tujuan pembelajaran berbentuk perubahan-perubahan tingkah laku yang dinginkan setelah program selesai digunakan.

c.       Petunjuk
Petunjuk umumnya berisi informasi mengenai cara-cara untuk menjalankan program, melanjutkan program, petunjuk untuk menjawab pertanyaan serta cara untuk mengakhiri program.

2.      Penyajian Informasi
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyajikan informasi dalam suatu program tutorial diantaranya adalah:
a.       Metode penyajian
Penyajian materi merupakan bentuk penyampaian materi pembelajaran yang telah dibuat. Bentuk umum dari penyajian informasi biasanya mempergunakan informasi visual selain teks seperti gambar, grafik, foto dan image yang dianimasikan.

b.      Penggunaan warna
Penggunaan warna dalam sebuah program tutorial berperan sebagai penguat. Penggunaan warna yang sesuai akan berguna untuk menarik perhatian dan memfokuskan perhatian dan pemahaman siswa terhadap informasi materi pelajaran yang disajikan. Warna harus berfungsi sebagai acuan, bukan sebagai bagian yang diutamanakan dalam proses pembelajaran.
c.       Tata letak teks dan panjang teks
Informasi pembelajaran yang ingin disampaikan dalam program tutorial yang dibuat harus benar-benar berisi materi pokok dalam bentuk kata-kata esensial. Demikian juga dalam menyajikan informasi dalam bentuk grafik, animasi dan warna harus disesuaikan.
d.      Memusatkan perhatian siswa
Memusatkan perhatian siswa pada materi pelajaran dilakukan dengan mempergunakan gambar, animasi, audio dan penggunaan warna yang menarik.
3.      Pertanyaan dan jawaban
Fungsi dari pertanyaan diantaranya adalah agar siswa tetap memperhatikan pelajaran serta untuk menilai bagaimana kemampuan siswa dalam mengingat dan memahami pelajaran. Pertanyaan dapat berbentuk pertanyaan benar-salah, menjodohkan, menyusun, pilihan ganda atau bisa juga dalam bentuk uraian singkat.

4.      Penilaian
Penilaian adalah proses mengevaluasi respon agar umpan balik dapat diberikan kepada siswa. Pada umumnya tipe penilaian berupa bentuk benar salah. Fungsi dari bagian penilaian ini adalah untuk mengevaluasis hasil belajar siswa serta membuat keputusan apakah proses belajar dapat dilakukan ke proses berikutnya atau diulang kembali.

5.      Umpan balik (feedback)
Umpan balik (feedback) merupakan reaksi dari program terhadap respon yang diberikan siswa. Umpan balik dapat berupa pesan-pesan dalam bentuk teks, juga dalam bentuk ilustrasi pada sebuah grafik. Fungsi umpan balik (feedback) adalah untuk menginformasikan kepada siswa apakah respon yang mereka berikan tepat atau tidak. Jika respon yang diberikan siswa benar, maka program akan memberikan reinforcement (penguatan) bagi siswa, namun jika salah, maka program akan memberikan keterangan punishment (hukuman) bahwa respon yang diberikannya salah.
 
6.      Pengulangan
Pengulangan atau remedial yang paling umum adalah dengan mengulang kembali informasi atau materi yang sebelumnya telah dipelajari.
7.      Segmen pengaturan pelajaran
Program tutorial pada dasarnya mengikuti pola pengajaran berprogram tipe branching. Pencabangan diatur sebelumnya dengan membuat beberapa pilihan.

8.      Penutup
Ini merupakan bagian akhir dari sebuah media dengan model tutorial.

1 comment: