Pesatnya perkembangan
teknologi komunikasi memiliki dampak besar pada perubahan sistem dan model
pembelajaran yang terjadi saat ini. Dengan pemanfaatkan teknologi, muncul
inovasi-inovasi baru berupa berbagai macam bahan atau alat bantu pembelajaran.
Salah satu hasil pemanfaatan teknologi dalam pendidikan adalah adanya mobile learning.
Mobile
Learning merupakan model pembelajaran yang dilakukan antar
tempat atau lingkungan dengan menggunakan teknologi yang mudah dibawa pada saat
pembelajar menggunakan mobile phone atau
ponsel. Dengan berbagai potensi dan kelebihan yang dimilikinya, Mobile Learning diharapkan dapat menjadi
sumber belajar alternatif yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas
proses dan hasil belajar peserta didik di masa yang akan datang.
Mobile
Learning didefinsikan oleh Clark Quinn sebagai “The intersection of mobile computing and
e-learning : accessible resources wherever you are, strong search capabilities,
rich interaction, powefull support for effective learning and performance-based
assessment. E-learning independent of location in time or space”.
Berdasarkan definisi tersebut makan mobile
learning merupakan model pembelajaran yang memanfaatkan Teknologi Informasi
dan Komunikasi. Pada konsep pembelajaran tersebut, mobile learning membawa manfaat ketersediaan materi ajar yang dapat
diakses setiap saat dan dengan visualisasi materi yang menarik. Istilah M-Learning atau Mobile Learning mengacu pada penggunaan perangkat genggam seperti PDA,
ponsel atau smartphone yang kini
sudah tidak asing lagi penggunaannya. Tujuan pengembangan mobile learning ini adalah proses belajar sepanjang waktu (long life learning), para siswa dapat
lebih aktif dalam proses pembelajaran, dan juga menghemat waktu karena apabila
diterapkan dalam proses belajar, maka siswa tidak harus hadir di kelas hanya
untuk mengumpulkan tugas, cukup tugas tersebut dapat dikirim melalui aplikasi
pada mobile phone yang secara tidak
langsung akan meningkatkan kualitas proses belajar itu sendiri.
Terdapat tiga fungsi Mobile Learning dalam kegiatan pembelajaran
di dalam kelas (classroom instruction),
yaitu sebagai :
a.
Suplemen (Tambahan)
Peserta
didik mempunyai kebebasan memilih apakah akan memanfaatkan Mobile Learning atau tidak. Dalam hal ini, tidak ada keharusan bagi
peserta didik untuk mengakses Mobile
Learning. Sekalipun sifatnya opsional, peserta didik yang memanfaatkannya
tentu akan memiliki tambahan pengetahuan atau wawasan.
b.
Komplemen (Pelengkap)
Mobile Learning berfungsi
sebagai pelengkap ketika materinya diprogramkan untuk melengkapi materi
pembelajaran yang diterima peserta didik di dalam kelas. Dalam hal ini, materi Mobile Learning diprogramkan untuk
menjadi materi reinforcement
(penguat) atau remedial bagi peseta didik di dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran konvensional.
c.
Substitusi (Pengganti)
Beberapa
perguruan tinggi di negara-negara maju memberikan beberapa alternatif model
kegiatan pembelajaran kepada para peserta didiknya. Tujuannya agar para peserta
didik dapat secara fleksibel mengelola kegiatan perkuliahannya sesuai dengan
waktu dan aktivitas sehari-hari peserta didik. Ada 3 alternatif model kegiatan
pembelajaran yang dapat dipilih peserta didik, yaitu sepenuhnya secara tatap
muka (konvensional), sebagian secara tatap muka dan sebagaian melalui internet,
atau sepenuhnya melalui internet.
Mobile Learning
mempermudah interaksi antara peserta didik dengan materi pelajaran. Demikian
juga interaksi antara peserta didik dengan guru, maupun antara sesama peserta
didik dapat saling berbagi informasi atau pendapat mengenai berbagai hal menyangkut
pelajaran ataupun kebutuhan pengembangan diri peserta didik. Guru dapat
menempatkan bahan-bahan belajar dan tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh
peserta didik di tempat tertentu di dalam websites untuk diakses oleh para
peserta didik. Sesuai dengan kebutuhan, guru dapat pula memberikan kesempatan
pada peserta didik untuk mengakses bahan belajar tertentu maupun soal-soal
ujian yang hanya dapat diakses oleh peseta didik sekali saja dan dalam rentang
waktu tertentu pula.



No comments:
Post a Comment